Sabtu, 12 Oktober 2013

BILA HATI

bila hati sudah gundah
bila hati sudah resah
bila hati sudah dilematis
maka … semua terasa pahit
bila noda sudah melekat di hati
jangan pernah menyerah untuk bisa bersih
bila noda hitam bak awan menggunung
mari bersihkan dengan putihnya kasih dan angkasa
bila hati ingin bersih
maka buanglah semua noda dan kekotoran yang menimpa
bila hati ingin bersih
terimalah dengan ikhlas apa yang ada
berusahalah dengan jalan yang di ridoi
berikhtiarlah bukan hanya kepasrahan
bila hati ingin bersih
mari segera lakukan
jangan menunggu
jangan menanti
hingga ajal khan datang tiba-tiba

ANTARA AKU DAN DIA

semalam  ku bercerita  antara aku dan dia 

atas saat itu selepas  duha

di sebuah cousting  internet  kami ada

hanya beberapa saat kami bahagia  

namun waktu berkata lain         

himpitan keadaan  di antara kami  

propesi kami yang sedang di jalani

sehingga  cerita canda  mesra  di cut  untuk  lain hari

seiring berjalannya waktu waktu

dari hari ke hari sudalah tentu

mengukir dalam angan membuatku  sahdu

meng hapus memory lama mengukir cerita yang baru   

Tebesitlah    keinginan   tuk  bawa di a

Dalam kehidupanku untuk melangkah

Saat kunyakin bahwa  ia  yang  sempurna

Yang Seringlah  sudah kutulis dalam  karya  

Bahwa dia itu  sebagai wanita pilihan       

Bisa bertahan  dengan  keadaan

Menerima di semua  hal tanpa perbandingan  

Melangkah lebih jauh sampai  tujuan

ADANYA KAUM HAWA

Aku selalu bertanya dalam hati .

yang bingung menyelimuti


atas hadirmu di alam ini !!


tuhan menjadikanmu suci


menjadikanmu agung,


namamu melambung


di setiap senandung


dan kidung kidung .


kau laksana tiang bagi negara


dan pradaban suatu bangsa


simbol dari suatu agama


yang jaya karenamu ada.


detik berganti detik


hari berganti hari


bulan berganti bulan


aku dalam kebingungan


menyelimuti hati orang


yang tak terbilang


namun dlomir ku bilang


"tinggalkan yang ragu


ambil yang tak meragu


karena itu kan menjadi problemmu


yang menunggu di setiap waktu"


yang pasti ku temukan tentang ini


hadits nabi sudah pasti


tiada akal dan budi


yang mengingkari ini


adamu adalah peradaban


kesolehanmu adalah kemajuan


kebatilanmu adalah kehancuran


seperti sabda yang ku bawakan


""al mar'atu i' madul bilad


in solahat solahatha


in fasadat fasadatha""


wslm putra pantura
--> DOCUMENT MASNET QUR'AN